EDU Perbankan : Informasi Edukasi Perbankan Terbaik
No Result
View All Result
  • Home
  • Edukasi
  • Blog
  • FAQ Edukasi
  • Tentang Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Blog
  • FAQ Edukasi
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
EDU Perbankan : Informasi Edukasi Perbankan Terbaik
No Result
View All Result
Home Blog

Angsuran Adalah: Pengertian, Jenis dan Cara Menghitung

Blog Edukasi by Blog Edukasi
July 12, 2026
Reading Time: 6 mins read
0
Angsuran Adalah

Saat ingin membeli rumah, motor, mobil, hingga barang elektronik, banyak orang memilih sistem pembayaran secara bertahap. Cara ini dianggap lebih ringan karena tidak perlu mengeluarkan uang dalam jumlah besar sekaligus. Namun, sebelum mengajukan cicilan, penting untuk memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan angsuran.

RELATED POSTS

Tugas Teller Bank: Peran, Gaji, Skill, dan Peluang Karier

Perbedaan Bank Umum dan BPR: Penjelasan Lengkap

Deposito BRI 10 Juta Dapat Bunga Berapa? Simak Hitungannya

Masih banyak orang yang menganggap angsuran dan cicilan adalah istilah yang sama. Meski sering digunakan secara bergantian, memahami konsep angsuran secara menyeluruh akan membantu Anda mengambil keputusan finansial yang lebih bijak.

Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari angsuran adalah apa, bagaimana cara kerjanya, jenis-jenisnya, cara menghitungnya, hingga memahami tenor angsuran adalah faktor penting yang memengaruhi besarnya pembayaran setiap bulan.

Angsuran Adalah Apa?

Angsuran adalah pembayaran yang dilakukan secara bertahap dalam jangka waktu tertentu hingga seluruh kewajiban atau utang lunas. Nominal pembayaran biasanya dilakukan secara berkala, misalnya setiap bulan, sesuai kesepakatan antara pemberi pinjaman dan peminjam.

Dalam praktiknya, angsuran tidak hanya digunakan pada pinjaman uang. Sistem ini juga diterapkan ketika membeli berbagai produk seperti:

  • Rumah melalui KPR.
  • Kendaraan bermotor.
  • Laptop dan smartphone.
  • Peralatan rumah tangga.
  • Modal usaha.
  • Pinjaman pendidikan.

Dengan sistem angsuran, seseorang dapat memperoleh barang atau dana lebih cepat tanpa harus memiliki seluruh dana di awal.

Fungsi Angsuran dalam Kehidupan Sehari-hari

Angsuran memiliki banyak manfaat apabila digunakan secara bijak.

Beberapa fungsi utamanya antara lain:

  • Membantu memenuhi kebutuhan yang nilainya cukup besar.
  • Mengurangi beban pembayaran sekaligus.
  • Memberikan fleksibilitas dalam mengatur keuangan.
  • Mempermudah masyarakat memperoleh akses pembiayaan.
  • Mendukung pertumbuhan usaha melalui kredit modal.

Namun, penggunaan angsuran tetap harus disesuaikan dengan kemampuan finansial agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Jenis-Jenis Angsuran yang Perlu Diketahui

Tidak semua angsuran memiliki sistem pembayaran yang sama. Berikut beberapa jenis yang paling umum.

1. Angsuran Tetap

Jumlah pembayaran setiap bulan tidak berubah hingga masa pinjaman selesai.

Jenis ini paling banyak digunakan pada:

  • Kredit kendaraan.
  • Kredit elektronik.
  • Sebagian produk KPR.

Keunggulannya adalah memudahkan penyusunan anggaran bulanan.

2. Angsuran Menurun

Besarnya pembayaran semakin kecil seiring berjalannya waktu karena bunga dihitung berdasarkan sisa pokok pinjaman.

Jenis ini banyak digunakan dalam pinjaman usaha maupun kredit bank tertentu.

3. Angsuran Flat

Bunga dihitung berdasarkan pokok pinjaman awal sehingga nominal pembayaran relatif sama setiap periode.

Sistem ini umum ditemukan pada kredit konsumtif.

4. Angsuran Efektif

Perhitungan bunga berdasarkan sisa pinjaman.

Pada awal masa kredit, pembayaran bunga lebih besar. Setelah saldo pokok berkurang, bunga ikut menurun.

Tenor Angsuran Adalah Faktor yang Menentukan Besarnya Cicilan

Tenor angsuran adalah jangka waktu yang diberikan kepada peminjam untuk melunasi seluruh pinjaman sesuai perjanjian.

Tenor biasanya tersedia dalam berbagai pilihan, misalnya:

Jenis Kredit Pilihan Tenor
Kredit HP 3–24 bulan
Kredit Motor 12–60 bulan
Kredit Mobil 12–72 bulan
KPR Rumah 5–30 tahun
Pinjaman Usaha 12–120 bulan

Semakin panjang tenor yang dipilih, biasanya angsuran bulanan menjadi lebih kecil. Namun, total bunga yang dibayarkan cenderung lebih besar.

Sebaliknya, tenor pendek membuat cicilan bulanan lebih tinggi tetapi total bunga lebih rendah.

Karena itu, memilih tenor harus mempertimbangkan kemampuan pembayaran setiap bulan, bukan sekadar mengejar cicilan yang terlihat ringan.

Komponen dalam Perhitungan Angsuran

Sebelum mengajukan kredit, penting memahami komponen yang membentuk angsuran.

Di antaranya:

Pokok Pinjaman

Jumlah dana yang dipinjam atau harga barang setelah dikurangi uang muka (DP).

Suku Bunga

Biaya yang dikenakan oleh lembaga pembiayaan atas pinjaman yang diberikan.

Tenor

Lama waktu pembayaran hingga pinjaman lunas.

Biaya Tambahan

Beberapa lembaga juga mengenakan:

  • Biaya administrasi.
  • Asuransi.
  • Provisi.
  • Denda keterlambatan.

Semua biaya tersebut sebaiknya diperhatikan sebelum menandatangani perjanjian kredit.

Cara Menghitung Angsuran Sederhana

Misalkan seseorang meminjam Rp24.000.000 dengan bunga flat 12% per tahun dan tenor 24 bulan.

Perhitungannya:

Pokok pinjaman per bulan:

Rp24.000.000 ÷ 24 = Rp1.000.000

Bunga per bulan:

12% × Rp24.000.000 = Rp2.880.000 per tahun

Rp2.880.000 ÷ 12 = Rp240.000

Total angsuran:

Rp1.000.000 + Rp240.000 = Rp1.240.000 per bulan.

Perhitungan tersebut hanyalah contoh sederhana. Pada praktiknya, setiap lembaga pembiayaan memiliki metode perhitungan yang berbeda.

Perbedaan Angsuran dan Cicilan

Banyak orang menganggap kedua istilah ini sama.

Sebenarnya tidak sepenuhnya salah karena dalam penggunaan sehari-hari keduanya memang sering dipertukarkan.

Namun secara konsep:

Angsuran Cicilan
Pembayaran berkala sesuai jadwal Bagian pembayaran dari total utang
Biasanya sudah termasuk bunga Bisa merujuk pada pembayaran pokok saja
Digunakan dalam dunia pembiayaan Istilah yang lebih umum di masyarakat

Dalam praktik sehari-hari, kedua istilah tersebut tetap sering digunakan dengan makna yang hampir sama.

Keuntungan Menggunakan Sistem Angsuran

Jika dikelola dengan baik, angsuran menawarkan berbagai manfaat.

Mempercepat Kepemilikan Barang

Anda tidak perlu menunggu hingga memiliki dana penuh.

Cash Flow Lebih Stabil

Pengeluaran menjadi lebih terencana karena dibagi dalam beberapa periode.

Membantu Pengembangan Usaha

Modal usaha dapat diperoleh lebih cepat sehingga peluang bisnis tidak terlewat.

Meningkatkan Riwayat Kredit

Pembayaran tepat waktu akan membangun reputasi kredit yang baik.

Risiko Jika Tidak Mengelola Angsuran dengan Benar

Di balik manfaatnya, terdapat beberapa risiko yang perlu diwaspadai.

  • Terlambat membayar sehingga terkena denda.
  • Skor kredit menurun.
  • Sulit memperoleh pinjaman baru.
  • Beban bunga semakin besar.
  • Berpotensi mengalami gagal bayar.

Karena itu, penting memastikan bahwa total angsuran tidak melebihi kemampuan keuangan.

Tips Mengelola Angsuran Agar Keuangan Tetap Sehat

Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan.

Hitung Kemampuan Membayar

Idealnya total angsuran tidak lebih dari 30–35% penghasilan bulanan.

Pilih Tenor yang Sesuai

Jangan hanya tergiur cicilan kecil. Perhatikan juga total bunga yang harus dibayarkan.

Bayar Tepat Waktu

Gunakan fitur autodebet atau pengingat kalender agar tidak terlambat.

Hindari Terlalu Banyak Kredit

Memiliki banyak angsuran sekaligus dapat mengganggu kondisi keuangan.

Siapkan Dana Darurat

Dana darurat membantu Anda tetap mampu membayar angsuran ketika terjadi kondisi tak terduga.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mengambil Angsuran

Beberapa kesalahan yang masih sering terjadi antara lain:

  • Tidak membaca isi perjanjian kredit.
  • Mengabaikan biaya tambahan.
  • Memilih tenor terlalu panjang tanpa menghitung total bunga.
  • Mengajukan kredit melebihi kemampuan finansial.
  • Terlalu sering mengambil pinjaman konsumtif.

Menghindari kesalahan tersebut dapat membantu menjaga kondisi keuangan tetap sehat dalam jangka panjang.

Kesimpulan

Memahami angsuran adalah langkah penting sebelum memutuskan mengambil pinjaman atau membeli barang secara kredit. Dengan mengetahui cara kerja angsuran, jenis-jenisnya, hingga metode perhitungannya, Anda dapat membuat keputusan finansial yang lebih bijak.

Selain itu, memahami bahwa tenor angsuran adalah faktor utama yang memengaruhi besar kecilnya cicilan akan membantu Anda memilih skema pembayaran yang sesuai dengan kondisi keuangan. Gunakan fasilitas angsuran secara bertanggung jawab agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan tanpa menimbulkan beban di masa depan.

FAQ

Apa yang dimaksud angsuran?

Angsuran adalah pembayaran utang atau kewajiban yang dilakukan secara bertahap dalam periode tertentu hingga seluruh pinjaman lunas.

Apakah angsuran sama dengan cicilan?

Dalam penggunaan sehari-hari keduanya hampir sama. Namun, angsuran umumnya mengacu pada pembayaran berkala yang sudah mencakup pokok dan bunga sesuai perjanjian.

Tenor angsuran adalah apa?

Tenor angsuran adalah jangka waktu yang diberikan kepada peminjam untuk melunasi seluruh pinjaman sesuai kesepakatan.

Apakah tenor yang lebih panjang selalu lebih baik?

Tidak selalu. Tenor panjang membuat cicilan bulanan lebih ringan, tetapi total bunga yang dibayarkan biasanya lebih besar dibanding tenor yang lebih pendek.

Berapa ideal total angsuran dibanding penghasilan?

Banyak perencana keuangan menyarankan agar total angsuran tidak melebihi sekitar 30–35% dari penghasilan bulanan agar kondisi keuangan tetap sehat.

ShareTweetPin
Blog Edukasi

Blog Edukasi

Related Posts

Tugas Teller Bank: Peran, Gaji, Skill, dan Peluang Karier
Blog

Tugas Teller Bank: Peran, Gaji, Skill, dan Peluang Karier

July 10, 2026
Perbedaan Bank Umum dan BPR: Penjelasan Lengkap
Edukasi

Perbedaan Bank Umum dan BPR: Penjelasan Lengkap

October 7, 2025
Deposito BRI 10 Juta Dapat Bunga Berapa
Edukasi

Deposito BRI 10 Juta Dapat Bunga Berapa? Simak Hitungannya

October 7, 2025
Pengertian Lembaga Keuangan
Edukasi

Pengertian Lembaga Keuangan & Fungsinya Lengkap

March 30, 2026
Apa Itu Deposito Bank
Edukasi

Apa Itu Deposito Bank? Panduan Lengkap & Keuntungannya

July 12, 2025
garansi bank adalah
Edukasi

Bank Garansi Adalah: Fungsi, Jenis & Contohnya

October 7, 2025

Recommended Stories

perkembangan lembaga perbankan

Perkembangan Lembaga Perbankan di Indonesia

October 1, 2024
Apa Fungsi Perbankan di Indonesia? Panduan Lengkap dan Perannya

Apa Fungsi Perbankan di Indonesia? Panduan Lengkap dan Perannya

November 5, 2024
Tugas Teller Bank: Peran, Gaji, Skill, dan Peluang Karier

Tugas Teller Bank: Peran, Gaji, Skill, dan Peluang Karier

July 10, 2026

Popular Stories

  • Gaji Karyawan BANK Terbaru 2025: Lengkap & Update

    Gaji Karyawan BANK Terbaru 2025: Lengkap & Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Bank Umum dan BPR: Penjelasan Lengkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Deposito BRI 10 Juta Dapat Bunga Berapa? Simak Hitungannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jurusan Perbankan Syariah Kerja Apa: Peluang Karir dan Prospek Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tugas Teller Bank: Peran, Gaji, Skill, dan Peluang Karier

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
EDU Perbankan : Informasi Edukasi Perbankan Terbaik

Mendidik bukan hanya soal pengetahuan, tetapi membentuk karakter, membuka pikiran, dan menyalakan semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Recent Posts

  • Angsuran Adalah: Pengertian, Jenis dan Cara Menghitung
  • Tugas Teller Bank: Peran, Gaji, Skill, dan Peluang Karier
  • Perbedaan Bank Umum dan BPR: Penjelasan Lengkap

Categories

  • Blog
  • Edukasi

Edu Perbankan

No Result
View All Result
  • Home
  • Edukasi
  • Blog
  • FAQ Edukasi
  • Tentang Kami

Edu Perbankan